Join The Community

Search

Wednesday, December 19, 2012

INI DIA KRONOLOGIS BENTROK WIDYALOKA

UNIVERSITAS BRAWIJAYA - Akibat perbedaan total suara di TPS 15, Fakultas Ilmu Administrasi UB pada Rabu (18/12) dinihari, terjadi kericuhan yang menyebabkan ditundanya penghitungan hasil Pemira Universitas Brawijaya.

Kericuhan bermula saat terjadi perbedaan total surat suara DPM dan EM di TPS 15 (FIA). Jumlah surat suara DPM yang berhasil dihitung panitia adalah berjumlah 1.281 surat suara sementara total surat suara calon presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) yang hanya berjumlah 1.280.

Akibat selisih ini, terjadilah perdebatan antara saksi kandidat dengan pihak panitia. Penghitungan akhirnya ditunda selama 20 menit. Setelah pending dicabut, kembali terjadi perdebatan terkait hal yang sama. Menyikapi hal ini, pihak panitia akhirnya mengambil inisiatif untuk meminta maaf dalam bentuk tertulis dan lisan dengan harapan hal ini dapat meredam emosi massa.

Tak puas dengan sikap panitia tersebut, beberapa massa pendukung salah satu kandidat EM merangsek masuk ke dalam area steril penghitungan suara dan mendesak agar dilakukan pemilihan ulang di TPS tersebut. Bentrokan pun tak dapat dihindari.

Bentrokan akhirnya dapat dihentikan setelah pihak keamanan UB merelai kelompok massa yang sudah dikuasai emosi tersebut.

Setelah suasana mulai tenang, ketua DPM UB, Risqi Bachtiar akhirnya mengumumkan penundaan penghitungan suara PEMIRA sampai evaluasi berakhir. “Kita tunda sampai waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya, sebagaimana dikutip oleh UAPKM UB.

Merespon hal ini, massa pendukung nomor empat mengajukan keberatan namun tidak digubris oleh DPM UB.

Sekitar pukul 02.20 WIB massa pendukung kandidat nomor urut empat meninggalkan lokasi Widyaloka dengan tertib, meskipun massa pendukung kandidat nomor urut 1 masih tetap bertahan di dalam Gedung Widyaloka.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...